Bunda Wajib Tahu, Ini Tips agar Buah Hati Aman Dibonceng Motor

Membonceng si kecil naik motor gampang-gampang susah. Terlebih jika usianya masih kecil dan cukup aktif. Risiko yang dihadapi jatuh, hilang konsentrasi, atau celaka. Jangan sampai ini terjadi.

Orang tua mengajak si kecil naik kendaraan roda dua karena dua pilihan. Pilihan pertama agar lebih cepat dan bisa menghindari kemacetan. Alasan kedua biasanya praktis.

Sebetulnya membonceng anak bisa berbahaya. Dikutip dari PopMama, ada cara untuk mengantisipasinya, agar buah hati tidak membahayakan dan tetap tenang.

Berilah si kecil dengan helm. Memakai helm memberi keamanan bagi anak. Pilihan ini kerap dilalaikan orang tua saat membonceng anak-anak. Meskipun jarak pendek, kerap dianggap remeh.

Jangan ajak anak untuk bercerita saat berada di jalan. Hal ini untuk menningkatkan konsentrasi orang tua saat mengendarai motor.

Dengan mengajak bicara, sangat membahayakan orang tua. Sebab orang tua harus membagi konsentrasi antara membonceng dan ngobrol. So, waspadalah.

Waspadai juga kondisi kantuk anak. Sering-seringlah mengintip dari spion agar bisa memantau si kecil saat dibonceng.

Bisa dimaklumi jika anak-anak memang tidak dapat menahan rasa kantuk. Terkadang tertidur saat di atas motor. Ketahui risiko saat berada di jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *